Beberapa Faktor Penyebab Konflik

28 11 2009

Beberapa Faktor Penyebab Konflik

Konflik dapat diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua manusia atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan membuatnya tidak berdaya.
Konflik merupakan suatu hal yang wajar dalam dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat tidak pernah menglami konflik antar anggotanya. Konflik dilatar belakangi oleh perbedaan individu dalam sebuah interaksi sosial. Perbedaan-perbedaan itu diantaranya menyangkut fisik, kecerdasan, pengetahuan, keyakinan, adat istiadat, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Read the rest of this entry »





Penyebab dan Akibat dari Konflik dalam Organisasi

17 11 2009

Penyebab dan Akibat dari Konflik dalam Organisasi

Konflik adalah hal yang wajar dalam interaksi dan interelasi antar anggota organisasi. Dahulu konflik di anggap sesuatu yang tidak wajar dan berdampak negatif terhadap organisasi, tetapi sekarang konflik merupakan kejadian yang wajar yang berdampak negatif atau positif tergantung dari bagaimana cara mengatasi dan mengelolanya.

Seorang pimpinan mempunyai kewajiban untuk memecahkan dan mengelola konflik yang terjadi, sehingga aspek-aspek yang membahayakan dapat dihindari dan ditekan seminim mungkin, dan aspek – aspek yang menguntungkan dapat dikembangkan sebaik mungkin.

Konflik yang terjadi dapat disebabkan hal-hal berikut :

Read the rest of this entry »





Macam-macam Konflik yang terjadi dalam Organisasi

17 11 2009

Macam-macam Konflik yang terjadi dalam Organisasi

Organisasi adalah kumpulan orang-orang yang saling berinteraksi dan mempengaruhi untuk mencapai suatu tujuan yang telah disepakati bersama. Demi tercapai tujuan bersama diperlukan kerja sama, pembagian tugas dan tanggung jawab kepada setiap anggota sesuai dengan kemampuan yang dimiliki para anggota. Untuk mencapai tujuan itu setiap organisasi tidak jarang organisasi mengalami masalah, masalah yang kompleks ialah konflik-konflik, berikut adalah konflik yang terjadi :

  1. Konflik antar bawahan dibagian yang sama dalam sebuah organisasi
  2. Konflik antara bawahan dan pimpinan di bagian yang sama dalam sebuah organisasi.
  3. Konflik antar bawahan dibagian yang berbeda dalam senuah organisasi.
  4. Konflik antar pimpinan di bagian yang berbeda dalam sebuah organisasi
  5. konflik antara pimpinan dan bawahan di dalam organisasi yang berbeda dalam sebuah organisasi.

Referensi : luluk.staff.gunadarma.ac.id/pertemuan ke-dua-belas





Bad sector harddisk

4 11 2009

Bad Sector pada Harddisk

Harddisk merupakan media penyimpanan data yang tersusun atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat tersebut bisa mengalami kerusakan. Salah satu kerusakan pada harddisk ialah bad sector. Sudah pasti data yang ada pada sector yang rusak ini akan mengalami kerusakan pula.

Apa itu Bad sector?

Bad sector adalah sector pada komputer disk drive atau flash memory yang tidak dapat digunakan karena kerusakan permanen, seperti kerusakan fisik pada permukaan disk. Hal ini dapat dideteksi dengan menggunakan perangkat lunak utiliti disk seperti CHKDSK atau Scandisk.

Read the rest of this entry »





Teori Motivasi

3 11 2009

Teori Motivasi

1. Teori Kebutuhan dengan alasan sebagai berikut; semua orang sama, semua situasi sama, dan selalu ada “satu cara terbaik”.
1.1. Teori Hierarkhi Kebutuhan Maslow – Manusia Piramida
Menurut Abraham H. Maslow mengurutkan 5 (lima) jenis kebutuhan manusia dari yang terendah hingga yang tertinggi:
1. Kebutuhan fisiologis
2. Kebutuhan akan rasa aman
3. Kebutuhan sosial
4. Kebutuhan status
5. Aktualisasi diri
1.2. Teori ERG Clayton Alderfer – Manusia Tiga Tingkat
Teori ini membagi kebutuhan manusia hanya menjadi 3 (tiga) tingkat:
1. Kebutuhan Existence kebutuhan fisiologis dan rasa aman (dua tingkat pertama Maslow)
2. Kebutuhan Relatedness kebutuhan sosial dan struktur sosial (tingkat 3 Maslow)
3. Kebutuhan Growth kebutuhan pengembangan diri (tingkat 4 dan 5 Maslow)
2. Teori Perilaku Manusia Tikus
Teori ini mengamati berbagai perilaku orang yang memang diperkirakan bisa diukur:
1. Jika seseorang memperoleh apa yang dia inginkan, maka “penghargaan positif meningkatkan kinerja” (R+)
2. Jika seseorang menghindari apa yang tidak dia inginkan, maka “penghargaan negatif meningkatkan kinerja” (R )
3. Jika seseorang memperoleh apa yang tidak dia inginkan, maka “hukuman menurunkan kinerja” (P+)
4. Jika seseorang tidak memperoleh apa yang dia inginkan, maka “ancaman pemecatan menurunkan kinerja” (P )

Read the rest of this entry »





Struktur dan Organisasi File pada Harddisk

1 11 2009

Struktur Sistem File Pada Harddisk

Media Penyimpanan atau disk menyediakan sebagian besar tempat penympanan sistem yang dapat dikelola. Untuk Meningkatkan efisiensi I/O, Pengiriman data antara memori dan disk dilakukan dalam sati blok. Setipa blok merupakan satu kesatuan sektor. Setiap disk memiliki ukuran yang berbeda-beda, biasanya berukuran 512 bytes.
Disk memiliki Ciri khusus sebagai media penyimpanan data :
1.Data dapat ditulis ulang pada Disk, sehingga sangat memungkinkan pengguna untuk menbaca, memodifikasi, dan menulis di disk tersebut.
2.Dapat diakses langsung ke setiap block. Sehingga memungkinkan untuk mengakses setiap file secara urut maupun acak (Random).

Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.